Kasus Positif dan Kematian Akibat Corona di Malut Beriringan

dr. Alwia Assagaf bersama Koordinator Kehumasan Gustu COVID-19 Mulyadi Tutupoho. (FOTO: IKRAM SALIM/MALUTPOST.ID)

 

Ternate, malutpost.id – Kurva kasus positif dan kematian akibat Covid-19 di Malut sepekan terakhir beriringan.  Sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut per 24 Mei baru tercatat 5 kasus kematian dan pada 3 Juni menjadi 16 kasus atau bertambah 11 kasus. Sementara kasus positif  dari 100 kasus menjadi 176 kasus atau bertambah 76 kasus dalam 10 hari.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut, dr. Alwia Assagaf mengatakan, pihaknya kembali menerima 3 spesimen (3 orang) untuk diagnosa baru melalui hasil pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) di RSUD Chasan Boesoirie.

”Terkonfirmasi positif sebanyak 2 orang dengan sebaran di Kota Ternate 1 orang, dan Haltim 1 orang, maka jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Malut sampai hari ini menjadi 176 orang, selanjutnya kasus baru ini kami sebut sebagai kasus 175 sampai dengan kasus 176,” jelas Alwia dalam rilisnya, Rabu (3/6).

Sementara  jumlah kasus sembuh bertambah  1 orang pada hari ini. Itu dipastikan melalui hasil pemeriksaan TCM di RSUD CB  pada 2 Juni 2020 terhadap 5 spesimen followup (5 orang). ”1 pasien negatif maka pasien sudah dapat dinyatakan telah sembuh, berasal dari Tikep, maka jumlah kasus sembuh di Malut bertambah 1 menjadi 30 orang,” jelasnya.

Untuk kasus meninggal meninggal pada hari ini bertambah 1 orang yaitu pasien 175  berinisial M asal Haltim, meninggal pada 2 Juni 2020. ”Maka jumlah kasus meninggal sampai dengan hari ini menjadi 16 orang,” pungkasnya.

Untuk pemeriksaan rapid test hingga hari ini telah dilaksanakan pemeriksaan kepada 6168 orang, dan didapatkan hasil 376 orang reaktif yaitu 116 OTG, 58 ODP, 36 PDP dan 166 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit.  Sedangkan 5792 orang dengan hasil rapid test non reaktif. (ikh)

 

-

Editor    : Ikram Salim