“Suba Jou” Jadi Protokol Wajib Masuk Tidore

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen saat memberikan penjelasan terkait kebijakan Pemkot tentang akses keluar masuk di Tidore. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id – Akses keluar masuk Kota Tidore Kepulauan mulai Rabu (10/6) hari ini kembali normal. Sebelumnya, Pemkot membatasi akses transportasi kecuali yang memiliki hasil rapid tes non reaktif.

Namun begitu, Pemerintah Kota Tikep tetap memberlakukaan protokol kesehatan Covid-19 bagi masyarakat. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 19 Tahun 2020 Tentang Pembukaan Akses Keluar Masuk dengan Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan Covid-19 di Kota Tidore Kepulauan. Perwali yang terdiri dari 10 pasal tersebut juga mengatur tentang syarat wajib untuk dipatuhi saat masuk di Tidore Kepulauan. 

Salah satunya yakni dengan tidak berjabat tangan, untuk mengganti itu pemerintah memberlakukan salam suba jou. Syarat itu tertuang dalam Bab IV pasal 6 ayat 2 huruf a. 

Dimana pada pasal  1 menjelaskan, setiap aktifitas masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pasal 2, protokol kesehatan yang dimaksud pad ayat 1 terdiri dari, huruf a. Tidak melakukan jabat tangan tetapi dengan melakukan subah jou, b. cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir atau menggunakan hand sanitazer, c.  wajib menggunakan masker dan jaga jarak, e. membatasi jam keluar rumah pada malam hari sampai pada pukul 21.00 WIT,  f. hindari kerumunan, dan  g. tidak diperkenankan melaksanakan pesta perkawinan atau yang sejenisnya pada siang hari maupun malam hari.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen menjelaskan, sebelumnya pemerintah telah memberlakukaan pembatasan akses dalam dua fase, pertama menutup seluruh akses keluar baik laut maupun udara serta fase kedua pemberlakukaan dengan sistem bersyarata. ”Jadi dua fase yang sudah kita buat itu sekarang kita kaji kembali dari sisi ekonomi ternyata sangat lemah,” ujarnya.

Untuk itu kata Sinen, dinormalkan kembali akses keluar masuk wilayah dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19 dari sisi kesehatan bisa membantu memulihkan kembali sektor ekonomi yang lemah. ”Jadi harapan saya dan pak Wali Kota dengan pemberlakukaan semua sektor bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ikh)

 

-

Editor :  Ikram Salim