Depresi, Lama Menunggu Hasil Swab, Pasien OTG Merontak

Barang dalam kamar pasien berhamburan di lantai. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id - Ruang karantina pasien positif Covid-19 di Hotel Sahid Bela mendadak heboh, Sabtu (13/6). Pasalnya, salah satu pasien positif berontak dan memecahkan kaca di kamarnya. Pasien perempuan berinisial DD itu diduga frustasi karena sudah 2 bulan di karantina. 
 
Peristiwa itu terjadi pada pukul 20.00 WIT. DD diketahui telah 9 kali dilakukan pemeriksaan spesimen. "Ini pasien OTG (orang tanpa gejala), seluruh barang dalam kamarnya dia haburkan," kata salah satu pasien berinisial SS saat dihubungi malutpost.id, Sabtu (13/6). 
 
Dia mengungkapkan, saat itu mereka mendengar suara pecahan kaca dan teriakan dalam kamar. Tahu salah satu pasien depresi, mereka lalu mendobrak pintu kamar 1314 yang ditempati pasien. 
 
"Kita dobrak pintu tapi dia tidak mau buka pintu, karena kita tunggu petugas terlalu lama mungkin karena mereka harus pakai APD dulu," ujarnya.  
 
SA, salah satu pasien mengaku, pasien tersebut memiliki anak yang masih berusia 2 tahun. Menurutnya, sampai hari ini hasil swab-nya belum juga keluar. "Kami semua ini keluhan sama, sudah 17 hari hasil swab kita belum terima, biasanya hanya 4 hari kalau periksa di Manado tapi kalau ke Makassar 6 hari," ujar SA yang mengaku sekampung dengan DD. 
 
Dikatakannya, mereka juga tidak mengetahui swab terakhirnya diperiksa dimana. "Harusnya di sampaikan karena kita menunggu sudah terlalu lama ini sudah banyak yang depresi disini," pungkasnya. (ikh)
 
 
 
-
Peliput : Putri Citra Abidin
Editor   : Ikram Salim