13 Dokter di Malut Positif Corona, Ketua IDI: Berdampak Pada Pelayanan Covid

dr. Alwia Assagaf. (Foto: Ikram/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Maluku Utara mencatat sudah 13 dokter di Malut yang terpapar corona. Dari jumlah tersebut baru 1 orang yang dinyatakan sembuh yakni dr. Caroline Tupan.

Ketua IDI Malut, dr. Alwia Assagaf mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami oleh rekan seprofesinya tersebut. Alwia menilai, dokter merupakan tenaga medis yang paling rentan tertular virus corona.

“Semuanya yang terinfeksi itu bekerja menangani covid dan saya sudah melapor ke PB IDI pusat,” kata Alwia usai kepada malutpost.id di Hotel Sahid Bela, Kamis (25/6).

Dia bilang, dari 13 orang, baru 1 yang dinyatakan sembuh. Mereka saat ini menjalani karantina di RSUD Chasan Boesoirie maupun di Sahid.  Hal itu kata Alwia sangat berdampak pada pelayanan pasien covid maupun terhadap masyarakat. Untuk itu lanjutnya, dia berharap masyarakat dapat mematuhi prokol penanganan Covid-19 yang dianjurkan pemerintah.

“Bahkan sekarang sudah sekitar 20-an tenaga medis yang terkonfirmasi positif juga jadi kita berharap mereka bisa melewati semua dan segera sehat,” pungkas Alwia yang juga juru bicara Covid-19 Malut tersebut. (ikh)

 

 

-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram Salim