Pertama Kali 7 Warga Asal Taliabu Reaktif, Gustu Langsung Karantina

Ilustrasi rapid test

Bobong, malutpost.id - Tujuh warga di Kota Bobong,  Kabupaten Pulau Taliabu dinyatakan reaktif saat tes cepat atau rapid test oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa (14/7/2020). 
 
"Dari data hasil rapid test yang kami terima dari petugas medis itu ada 7 orang yang reaktif. Mereka sekarang menjalani karantina di Penginapan Ila, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat," kata Sekertaris Gustu Covid-19 Pulau Taliabu, Sutomo Teapon kepada malutpost.id. 
 
Sutomo bilang, warga yang reaktif tersebut akan dilakukan pemeriksaan rapid test kedua pada Rabu 15 Juli 2020. "Rencanannya besok akan dirapid test ulang karena hasil pemeriksaan pertama dua tanda garis yang timbul satunya terang dan satu garisnya muncul tapi tidak terang," kata Sutomo. 
 
Lebih lanjut, Sutomo menjelaskan, rapid test hanyalah sebagai pemeriksaan skrining bukan pemeriksaan untuk menegakkan diagnosa Covid-19. "Tes yang dapat memastikan apakah seseorang reaktif terinfeksi virus korona sejauh ini hanyalah pemeriksaan PCR atau swab test. Untuk itu atas nama Gugus Tugas Pulau Taliabu meminta kepada warga agar tidak panik dengan adanya  sejumlah orang yang reaktif di Bobong sesuai hasil rapid test saat ini," harap Sutomo yang juga Kapala Pelaksana BPBD Pulau Taliabu itu. 
 
Meski begitu, ditanya terkait inisial dan status pekerjaan tujuh orang yang saat ini dikarantina, pihaknya berjanji akan menjelaskan lebih rinci melalui konferensi pers. "Lebih jelasnya besok baru saya sampaikan, karena itu harus dicek dulu di tim medis," kata Sutomo.
 
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly menyatakan, pihaknya masih merekap data warga reaktif untuk disampaikan secara resmi dalam konferensi pers. "Ada yang reaktif tapi kami masih rekap datanya untuk disampaikan lewat konferensi pers nanti," tandas Kuraisia. (rid)
 
 
 
-
Peliput : Ridwan Arif
Editor   : Ikram