Peringati HUT ke-75, Konfoi Bendera Siswa Difabel di Laut Ternate

Salah satu siswa difabel memegang bendera merah putih di kedalam 5 meter di laut pantai Falajawa Ternate, Maluku Utara. (Dok. Dodoku for malutpost.id)

Ternate, malutpost.id - Kelompok difabel di Kota Ternate memiliki cara tersendiri untuk merayakan hari kemerdekaan RI yang ke-75. 
 
Seperti yang dilakukan komunitas Dodoku Dive Center (DDC) Ternate bersama para penyandang disabilitas melakukan konfoi bendera merah putih di dasar laut, Minggu (16/8/2020). Kegiatan yang berlangsung di laut pantai Fala Jawa I itu juga diadiri Waka Polda Maluku Utara, Bigjen (Pol) Lukas Akbar Abriari.
 
Di salah satu spot diving Kota Ternate itu, sebanyak lima siswa penyandang difabel tuna rungu dan tuna daksa dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) itu ikut menyelam dengan memegang bendera, mereka dikawal langsung instruktur selama dari DDC.
 
Pemilik DDC Dedy Abdullah mengatakan, sebelum menyelam, kaum difabel ini lebih dulu dilatih selama 2 hari di Pelabuhan Perikanan Nusantara Bastiong.
 
Menurut Dedy, kegiatan itu sebagai bentuk perhatian dan kepedulan pihaknya terhadap kaum difabel di Malut. "Ini yang menginisiasi kaki membuat kegiatan itu dan pertama di Maluku Utara, keterlibatan para penyandang dishabilitas dalam kegiatan diving," kata Dedy kepada malut post.id, Senin (17/8/2020).
 
Dedy mengaku, kerap kali ditanyakan oleh guru maupun siswa YPAC tersebut. 
“Dari situlah kami terpanggil untuk bisa memfasilitasi mereka,” jelasnya.
 
Dikatakannya, tidak ada kesulitan yang dialami para kaum difabel saat melakukan penyelaman, dari jumlah 10 orang yang mendaftar, hanya 5 saja yang orang tuanya menyetujui untuk mengikuti kegiatan tersebut.
 
“Harapan kami, kedepan para kaum difabel di Kota Ternate lebih di perhatikan lagi hak-haknya oleh pemerintah daerah, karena kemerdekaan menurut kami adalah kesetaraan," tutur pria yang akrap disapa Bang Ded itu.
 
Sementara salah satu siswa YPAC, A Rifais Del Sandy mengaku senang terlibat dalam  kegiatan tersebut. Dia bilang, baru pertama kali menikmati alam bawah laut. 
 
“Saya sangat senang karena tidak menyangka bisa ikut menikmati alam bawah laut di kedalaman lima meter sambil membawa benderah merah putih,” ungkapnya.
 
Hal yang sama juga diungkapkan Supri Gandi (17 tahun), saat ditawari untuk ikut menyelam,  dirinya dengan senang hati langsung menerima tawaran tersebut.
 
“Waktu ditawari, saya langsung mau dan ini pengalaman pertama saya, kalau ditawari lagi saya pasti mau kerena sangat menyenangkan,” ucapnya sambil tersipu malu. (ikh)
 
 
 
-
Peliput : Tim
Editor   : Ikram