Pendukung Minta KPU Terima Kembali Berkas Bahrain-Muhlis

Ketua KPU Halsel Darmin Hi. Hasim (pegang mik) saat menemui massa aksi di depan kantor KPU, Senin (14/9/2020). (Foto: Samsir/malutpost.id)

Labuha, malutpost.id – Ratusan pendukung Bahrain Kasuba-Muhlis Sangaji kembali menggelar aksi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Selatan, Senin (14/9/2020). 

Kedatangan massa aksi mengggunakan truck lengkap dengan sound itu masih dengan tuntutan sama yakni mendesak KPU Halsel menggugurkan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Halsel Usman Sidik-Ali Bassam Kasuba dari pencalonan.

Massa menilai ijazah SMA milik Usman Sidik adalah palsu. Selain itu, mereka juga mendesak KPU mengakomodir jagoan mereka untuk maju sebagai paslon.

Amatan malutpost.id, aksi tersebut sempat memanas, massa yang turun ke jalan ikut saling dorong dengan Polisi.  Mereka berusaha masuk ke dalam kantor KPU untuk bertemu dengan Komisioner KPU. 

Sumardi Karim, salah satu pendukung  meminta Ketua KPU Halsel Darmin Hi Hasim untuk hadir di depan massa aksi dan untuk menjelaskan secara detail tuntutan mereka.

"Jika tuntutan kami tidak di gubris, kami datang dengan masa aksi lebih banyak untuk rusaki kantor KPU ini, ” teriaknya. Aksi tersebut berlangsung kurang lebih 3 jam dibawah pengawasan ketat aparat.

Sementara Ketua KPU Halsel Darmin Hi Hasim yang menemui pendemo menjelaskan keputusan tersebut diambil sesuai dengan aturan PKPU.

“Untuk tuntutan pendemo bukan kewenangan KPU,” katanya singkat.

Ketua Bawaslu Halsel Kahar Yasim kepada malutpost.id mengatakan, laporan permohonan sengketa proses dari tim hukum BK-Masih telah diverifikasi dan dinyatakan belum lengkap. “Dan sudah diserahkan kepada tim hukum BK-Masih untuk dilengkapi selama 3 hari kerja terhitung sejak diserahkan pemberitahuan,” paparnya. (sam)

 

-

Peliput : Samsir Hamajen

Editor : Ikram