Soal Banjir PT. IWIP, Begini Kesimpulan DLH Malut

Fahrudin Tukuboya. (istimewa)

Sofifi, malutpost.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara (Malut) belum lama ini melakukan evaluasi penyebab banjir di kawasan industri PT. IWIP, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Hasilnya, DLH berkesimpulan, banjir tersebut disebabkan fenomena alam.

Kepala DLH Malut, Fahrudin Tukuboya menjelaskan, pihaknya sudah turun le lokasi terjadinya banjir untuk melakukan evaluasi. Kesimpulan DLH kata Fahrudin,  mengacu pada bukti prerkiraan cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang ditunjukkan PT. IWIP bahwa pada 15-17 Agustus terjadi peningkatan air hujan yang cukup tinggi. "Jadi tidak ada hal lain, memang fenomena alam," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (4/10/2020).

Fahrudin lantas membenarkan, penjelasan pihak PT. IWIP. Bahwa saat itu terjadi curah hujan dengan intensitas cukup tinggi. Pihaknya juga telah mengambil data-data tersebut. "Kalau ada hal lain soal dokumen lingkungan, itu terkait pengalihan aliran sungai yang memang saat ini tengah proses pembangunan waduk penahan kapasitas air," tuturnya.

Sementara untuk banjir di Desa Waitina, Kabupaten Kepulauan Sula, Fahrudin justru mengaku hal itu menjadi urusan DLH Kabupaten. Fuahrudin tidak menepis, jika  penyebab banjir salah satunya akibat kegiatan perusahaan. "Akan tetapi kegiatan perusahaan ini telah berlangsung lama, meski proses reboisasi belum dilakukan," kata Fahrudin. Untuk lebih detail, dirinya meminta dikonfirmasi langsung ke pihak DLH Kabupaten Kepulauan Sula. (cr-03)

 

-

Peliput : Mahfud Husen

Editor   : Ikram