Mahasiswa Minta UMMU Segera Pecat NN, Ini Penjelasan Kampus

Mahasiswa UMMU menggelar aksi di depan kampus meminta Rektor memecat NN alias Anca, Sabtu (10/10/2020). (istimewa)

Ternate, malutpost.id - Kebijakan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menonaktifkan NN alias Anca sebagai dosen belum diterima mahasiswa. Mereka menilai sanksi terhadap dosen pengunggah kata bernada rasis saat aksi menolak UU Omnibus Law itu tidak sebanding dengan dampak terhadap kampus. 
 
Kepada malutpost.id, koordinator aksi mahasiswa -- UMMU Bergerak, Wahono Side mengungkapkan, masih menunggu hasil rapat rektor selanjutnya. Jika NN tidak dipecat, maka akan ada aksi susulan.
 
"Kami sementara tunggu sampai hari senin untuk keputusan rektor dan Warek III bidang kemahasiswaan, jika memang tidak dipecat kita aksi lagi,"ungkapnya. 
 
Wahono menilai, NN sudah tidak layak menyandang status sebagai pendidik. Sebab, unggahan dan cuitan di media sosial tidak mencerminkan intelektual. Untuk itu, pihaknya lebih memilih dosen tersebut dipecat. "Pecat saja sudah tidak layak jadi dosen di UMMU, sebab sudah mencemarkan nama baik kampus,"tambahnya. 
 
Lebih lanjut, diungkapkan Wahono. Tiga tuntutan dalam aksi hari ini. Yakni pecat dosen NN berwatak rasis di UMMU, mendesak rektor UMMU segera keluarkan SK pemecatan atas nama NN. "Poin ketiga itu apabila tuntutan tidak diindahkan kami akan memboikot aktifitas perkuliahan,"kata mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan itu. 
 
Sementara Rektor UMMU Saiful Deni di hadapan massa aksi menyatakan, telah membebastugaskan NN dari kegiatan kampus sambil menunggu proses hukum. 
 
"Kami sampaikan bahwa yang bersangkutan dibebastugaskan dari seluruh kegiatannya sambil menunggu proses hukum. Itu hasil rapat kami,"ungkap Rektor Saiful Deni dalam penyampaiannya kepada mahasiswa. 
 
Dia meminta mahasiswa bersabar sambil menunggu proses. "Dimohon agar bersabar, karena sampai sekarang kita konfirmasi ke pihak kepolisian juga mereka belum terima semacam pengaduan. Ini kan berkaitan dengan UU IT,"sebutnya. (mg-05)
 
 
 
-
Peliput : Putri Citra Abidin
Editor   : Ikram