Sebulan Kepala UPTD Kehutanan Halbar Menghilang, Istri Duga Kena Guna-guna

Kepala KPD Kehutanan Provinsi Maluku Utara UPTD Halmahera Barat Rudi Suhendra. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Provinsi Maluku Utara UPTD Halmahera Barat Rudi Suhendar sudah sebulan terakhir ini hilang jejak. Sang istri Jainun Bahrun mengaku sulit berkomunikasi dengan suaminya tersebut. Dia bahkan telah membuat laporan orang hilang di kantor polisi hanya saja ditolak dengan alasan menunggu sampai tiga bulan.

Jainun kepada malutpost.id menceritakan, suaminya itu terakhir kali memberi kabar saat mengantar tamunya dari Jakarta ke Jailolo, Halbar pada 15 September lalu. Menurutnya, saat itu Rudi sempat berkirim pesan bahwa dia mungkin akan menginap dua hari di Jailolo bersama tamunya tersebut setelah itu langsung kembali rumahnya di Ternate.

“Tapi tiba-tiba ada pesan mesangger yang dikirim oleh nomor baru ke saudara saya, nomor baru itu mengaku suami saya, dia bilang belum bisa pulang karena masih ingin menyendiri, saya jadi heran memangnya ada masalah apa,”ungkap Jainun, Jumat (23/10/2020).

Jainun mengaku, selama ini hubungannya dengan Rudi baik-baik saja. Hanya saja, kata Jainun, dia menduga ada perempuan lain yang coba merusak rumah tangganya dengan pria yang telah memberinya empat anak tersebut. Sebab, lanjut Jainun, sikap Rudi belakangan berubah drastis, padahal keduanya baru saja dikaruniai anak keempat yang masih balita.

“Saya jadi heran, suami saya ini laki-laki paling penyabar dan pendiam tapi tiba-tiba dia tidak pulang ke rumah bahkan nomor saya juga dia blokir, saya sudah mencarinya kemana-mana tapi tidak bertemu,” kata Jainun.

Dia mengungkapkan, beberapa waktu lalu dirinya mendapat kabar jika suaminya berada di Sofifi, Tidore Kepulauan. Jainun mencarinya ke Sofifi, namun tidak juga bertemu. Tak lama, salah satu temannya mengaku melihat Rudi indekos di Kelurahan Tanah Raja, Ternate Tengah. Kamis kemarin, Jainun juga menerima kabar, suaminya berada di Kelurahan Bula, Ternate Barat, dia kemudian bergegas ke alamat tersebut namun tetap tidak ketemu.

”Saya cari juga ke situ tapi dia juga sudah tidak ada, saya takutnya suami saya ini diguna-guna sama perempuan, karena ada juga yang melihat dia baojek malam hari,”ungkapnya.

Tak hanya itu, Rudi juga sudah tidak lagi berkantor sejak sebulan terakhir. Beberapa anak buahnya saat dihubunginya pun mengaku heran dengan sikap pejabat utama di UPTD Kehutanan Halbar itu. “Saya kemudian buat status di Facebook dan tandai itu keluarga perempuan yang saya curigai itu, tiba-tiba saya dapat pesan WhatsApp dari nomor baru yang mengaku suami saya dan meminta saya hapus status saya itu, tapi suami saya itu tidak pernah seperti itu dia sangat pendiam, anak saya ini tiap malam nangis terus,” katanya khawatir.

Sementara Rudi Suhendar dihubungi via WhatsApp melalui nomor 08125373xxxx tidak merespon panggilan maupun pesan wartawan meski pesan telah dibaca. (ikh)

 

-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram