Bermula dari Facebook, Pemuda di Tidore Diduga Setubuhi ABG

Anggota Resmob Cobra Kie Matubu Polres Tikep berhasil membekuk pelaku persetubuhan anak di bawah umur. (istimewa)

Tidore, malutpost.id -- Bermula dari kenalan lewat media sosial Facebook, seorang pemuda di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menyetubuhi anak di bawah umur. 

Aksi bejat pria berinisial RT alias Ris ini terbongkar saat korban melapor kasus tersebut ke Polres Tikep. Tak menunggu lama tim Resmob Cobra Kie Matubu Polres Tikep berhasil menciduk RT di Kelurahan Mafututu, Tikep, pada Kamis (5/11) sekira pukul 19.30 WIT.

Penangkapan pria 20 tahun tersebut berdasarkan laporan LP No : LP/33/X/MALUT/RES TIKEP tgl 21 Okt 2020 tentang dugaan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur. Kini, tersangka telah ditahan di Polres Tidore untuk menjalani pemeriksaan.

“Kasusnya, saat ini dalam tahap penyidikan. Penyidik masih melengkapi berkas penyidikan untuk persiapan tahap I dan tersangka sudah dilakukan penahanan,” kata Kapolres Tidore Kepulauan, AKBP Yohanes Jalung Siram melalui Kasat Reskrim, Iptu Redha Astrian kepada malutpost.id, Jumat (6/11/2020).

Redha menambahkan, peristiwa itu terbongkar saat korban yang masih berusia 15 tahun itu bersama kakeknya mendatangi SPKT Polres Tikep untuk melaporkan kejadian itu. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, insiden itu terjadi pada April 2020. Saat itu, tersangka menghubungi korban melalui aplikasi messenger dan mengajak korban untuk bertemu. Ajakan itu disanggupi korban.

Tersangka kemudian menjemput korban di salah satu kelurahan di kecamatan Tidore. Korban kemudian dibonceng menuju ke rumah ayah angkat tersangka di salah satu kelurahan di kecamatan Tidore.

Di rumah itu, tersangka langsung membujuk dan meminta keperawanan korban. Namun, permintaan tersangka itu ditolak korban. 

Penolakan itu membuat tersangka makin memaksa dan  melucuti celana dan pakaian korban.

“Setelah itu langsung menindih korban dan melakukan perbuatan layaknya hubungan suami istri,” ujar Redha.

Atas perbuatan itu, korban yang masih duduk di bangku sekolah SMA kelas III itu pun kini berbadan.

“Saat ini korban telah hamil dengan usia kandungan sekitar 3 bulan. Atas kejadian tersebut pelapor merasa dirugikan dan tak puas langsung datang di SPKT Polres Tikep,” pungkas Redha. (aby)

 

-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram