Peristiwa Bunuh Diri Beruntun Gemparkan Tobelo, Kali Ini Gara-gara Ternak

Ilustrasi bunuh diri. (Medcom.id)

Tobelo, malutpost.id -- Warga Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali digemparkan dengan aksi bunuh diri.

Kasus beruntun ini terjadi hanya jeda dua hari berselang tewasnya salah satu remaja di Kecamatan Tobelo Utara karena gantung diri di kamarnya.

Kini, seorang perempuan berinisial RM (57 tahun), warga Desa WKO, Kecamatan Tobelo Tengah, Halut ditemukan tewas bunuh diri rumah kebunnya yang berlokasi di Desa Kali Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, Rabu (25/11/2020).

Korban pertama kali ditemukan langsung oleh suaminya, YM alias Yohanes sekira pukul 08.00 WIT.

Yohanes mengatakan, semula korban sempat cekcok dengannya karena ternak sapi milik korban hilang. "Jadi, istri saya marah. Karena, dia menuduh saya yang menjual seluruh ternak ayam," katanya kepada malutpost.id, Rabu (26/11/2020).

Dia bilang, peristiwa cekcok itu terjadi pada, Sabtu 21 November 2020 sekira 18.00 WIT. Namun, masalah tersebut dianggap telah selesai oleh Yohanes.

"Kami sampai cekcok. Karena dia menuduh saya. Tapi, kemudian masalah itu sudah diselesaikan," ungkapnya.

Namun, tiga hari setelahnya, korban meminta ijin ke Desa Kaliputu dengan alasan mengambil bambu. Sang suami menawarkan diri untuk mengantar namun ditolak.

Kepada Yohanes, korban juga berpesan ingin pergi jauh. "Saya menawarkan untuk mengantar ke tujuan, namun ditolak, dia juga bilang jika dia tidak ada lagi maka jangan tangisi," kisah Yohanes.

Korban juga tak kembali hingga keesokannya, Yohanes lalu menuju ke kebun tersebut dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dalam kondisi tali masih terlilit di leher.

"Jadi, sekitar jam 8 (pagi) tadi, saya menuju ke Desa Kaliputu dan setelah sampai di rumah kebun, melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri," ungkapnya.

Kapolres Halut AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso melalui Kasubag Humas, Iptu Mansur Basing, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. "Langkah-langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian, terima laporan, turun dan Olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi," tandasnya. (cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram