Selesai Dibangun, Dermaga Hiri Justru Mengancam

Tampak perahu motor terombang-ambing dihantam arus balik gelombang. Kondisi ini sangat membahayakan warga yang hendak naik di perahu motor. (istimewa) 

Ternate, malutpost.id --Harapan warga Kecamatan Hiri, Kota Ternate, Maluku Utara untuk memiliki dermaga penyebrangan yang layak dan nyaman masih sulit terwujud.  Buktinya, pembangunan dermaga penyebarangan Sulamadaha-Hiri yang baru saja selesai dikerjakan justru membahayakan warga dan mengancam perahu motor. Pasalnya, hantaman arus balik gelombang sangat membahayakan warga maupun perahu motor yang berlabuh. 

Terkait itu, Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Sahroni Hirto menilai, pembangunan dermaga Hiri terkesan tidak serius dan asal jadi. Pasalnya, sampai saat ini tidak diketahui proyek tersebut adalah dermaga atau pelabuhan. Kondisi ini diperparah dengan sikap tidak kooperatif Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate Faruk Albaar.

"Tentu perbuatan tersebut sangat mengganggu dan terkesan menyepelekan, karena tidak adanya rencana matang, bahkan pemuda Hiri meminta agar perencaannya dipasang di lokasi proyek belum juga dilaksanakn atau memang belum ada dan terkesan menutup komunikasi," kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Alumni Pascasarjana UGM ini mengaku, pemuda Hiri beberapa kali membangun komunikasi dengan Kadishub, hanya saja, Faruk tidak merespon dan tidak kooperatif dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Sampaikan saja ke masyarakaat sejauh mana rencana dan aksi yang telah akan dilaksanakan agar masyakarat sedikit banyak tau akan seperti apa pelabuhan atau dermaga, sehingga ini memperkecil sikap apatis masyakarat terhadap kepercayaan di akhir masa jabatan wali kota Ternate," tegas Sahroni.

Untuk itu, dirinya berharap Wali Kota Burhan Abdurahman menyikapi hal itu dan mau menerima masukan dari masyarakat Hiri dengan terbuka karena kondisi bangunan di lapangan terkesan asal papa senang. "Semoga keseriusan pak wali kota di akhir masa jabatan mampu menyelesaikan persoalan dermaga Hiri yang dibuktikan dalam lembar APBD 2021 nanti," pungkasnya. (ikh)


-

Peliput : Tim

Editor   : Ikram