Ingin PSU, Tim Hukum MHB-GAS Lapor ke Bawaslu

Tim hukum MHB-GAS saat membuat laporan ke Bawaslu Ternate. (istimewa)

Ternate, malutpost.id - Tim hukum pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Ternate, Muhammad Hasan Bay-Asgar Saleh (MHB GAS) melaporkan sejumlah dugaan kecurangan dalam hari pencoblosan 9 Desember 2020 ke Bawaslu Ternate, Kamis (10/12/2020).

Tim hukum MHB GAS mengklaim menang dari pasangan komor urut 02 Tauhid Soleman dan Jasri Usman. Sesuai data internal, MHB-GAS unggul 0,11 persen atau selisih suara sekitar 300 lebih.

Namun, faktanya di beberapa tempat terjadi perubahan form C1 yang berpengaruh terhadap perolehan suara.

Dari saksi-saksi MHB-GAS, perubahan suara itu terjadi di paslon Merlisa Marsaoly - Juhdi Taslim (MAJU) dan paslon Yamin Tawari - Abdullah Taher (YAMIN-ADA) yang dimasukan ke perolehan suara paslon Tauhid Soleman - Jasri Usman (TULUS).

"Kami tidak mau ganggu-gugat suara kami," kata ketua tim hukum, Muhammad Konoras.

Kecurangan kedua adalah terjadi mobilisasi. Beberapa undangan pencoblosan yang tidak ada orangnya itu sengaja dipakai oleh pihak lain. Tak hanya itu, ada juga keterlibatan PNS yang disiagakan di lokasi TPS.

Begitu pemilik suara selesai melakukan pencoblosan dan keluar dari TPS, oknum PNS itu langsung memberikan uang. "Tapi syaratnya, pemilik hak suara itu harus menunjukan bukti foto bahwa dia memilih orang-orang tertentu," ujarnya.

Dari sejumlah pelanggaran itu, tim hukum MHB-GAS telah memasukkan laporan. Mereka meminta agar Bawaslu Ternate merekomendasi penghitungan suara ulang di beberapa kelurahan atau kecamatan terutama kecamatan Ternate Utara terdiri dari kelurahan Makassar Timur mulai TPS 01 sampai 10.

Kelurahan Tafure dari TPS 01 sampai 09 dan kelurahan Tanah Tinggi Barat  dan kecamatan Ternate Tengah. "Atau setidaknya perolehan suara-suara itu dinormalkan kembali sesuai yang diperoleh paslon masing-masing," pinta Konoras sembari berharap Pilwako Ternate berjalan jujur dan adil.

"Kami hanya ingin tegakkan aturan. Kalau memang paslon TULUS memperoleh suara terbanyak dengan cara jujur dan adil ya kita terima," tandasnya. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram