Penjelasan Bawaslu Sula soal Rekomendasi PSU di 6 TPS

Ketua Bawaslu Kepsul Iwan Duwila (tengah) bersama Kordiv PHL Risman Buamona (kanan) dan Kasek Bawaslu Agus Fian Jambak (kiri) dalam konferensi pers di kantonya, Senin (14/12/2020). (Foto: Junaidi/malutpost.id)

Sanana, malutpost.id -- Bawaslu Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 6 TPS di Desa Mangoli dan desa Waitulia Kecamatan Mangoli Tengah.

Rekomendasi tersebut berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 pasal 112 ayat (2) huruf (d), sebab diketahui lebih seorang pemilih menggunakan hak pilih lebih dari satu kali pada TPS yang sama atau TPS yang berbeda. Berdasarkan hasil penulusuran Bawaslu Kepsul, dari 6 TPS ditemukan 34 pendamping yang coblos mewakili 35 pemilih disabilitas. Di TPS 1 ditemukan 3 pemilih yang diwakili 3 pendamping. Mereka berinisial IS mewakili RU, sedangkan MU mewakili HF dan BK mewakili RU.

"TPS 2 di temukan IS setelah mencoblos atas dirinya kemudian mewakili HM dan US. Sedangkan NS mewakili BU, AU mewakili MS, UK, mewakili NS dan AM mewakili KM. Jadi ada 5 pendamping mewakili 6 pemilih disabilitas," ungkap Iwan.

Sedangkan di TPS 3 ditemukan pemilih berinisial RA mewakili JM, SS mewakili JA, HS mewakili HU, HU mewakili SU, SU mewakili JS, JM mewakili IM dan SS mewakili HS. "Jumlahnya ada 7 pendamping mewakili 7 pemilih ," tuturnya.

Kemudian, di TPS 4 ditemukan US coblos mewakili JN, NJ mewakili HJ, ES mewakili HS, RT mewakili SS dan IS mewakili BS.  Kelima pendamping ini, kata Iwan, mewakili 5 pemilih disabilitas. Sedangkan di TPS 5 ditemukan 8 pendamping mewakili 8 pemilih disabilitas. Yakni NU mewakili UU, RU mewakili RS, SSS mewakili HM, KS mewakili JU, RM mewakili AM, BS mewakili MT, ST mewakili BT dan AY mewakili SS. Sementara TPS 1 Desa Waitulia ditemukan AL mewakili HU, HU mewakili JU, TT mewakili SU, SU mewakili ARU, UU mewakili HU dan DU mewakili HU.

"Ada 6 pendamping mewakili 6 pemilih disabilitas di TPS 1 Desa Waitulia," paparnya.

Berdasarkan temuan tersebut, maka Bawaslu merekomendasikan dilakukan PSU di 6 TPS tersebut karena dianggap memenuhi syarat. Bawaslu sendiri telah melayangkan rekomendasi ke KPU. "Berdasrkan hasil penelusuran, dan pengkajian kami, temuan ini dianggap memenuhi syarat untuk di-PSU," tegasnya.

"Selanjutnya tergantung KPU untuk menindaklanjuti rekomendasi. Prinsipnya Bawaslu sudah merekomendasikan untuk PSU," pungkasnya. Sementara Ketua KPU Kepsul Yuni Yunengsi Ayuba dikonfirmasi belum merespon. (cr-01)


-

Peliput : Gunawan Tidore

Editor   : Ikram