Ajak RT/RW Pilih MHB-GAS, Camat Ternate Barat Segera Disidangkan

Kantor Kejari Ternate. (istimewa)

Ternate, malutpost.id -- Camat Ternate Barat FAA alias Fahmi tak lama lagi jadi pesakitan. Pasalnya, berkas perkara kasus dugaan tindak pidana pemilu tersebut telah diterima oleh  jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ternate. Penyidik Satreskrim Polres Ternate telah melakukan tahap dua tersangka dan barang bukti ke Jaksa pada, Selasa (15/12/2020).

Kasi Pidum Kejari Ternate, Junaedi mengatakan, perkara itu terkait pemilihan wali kota dan wakil wali kota.  Setiap pejabat negara, pejabat daerah, pejabat ASN, anggota TNI Polri dan kepala desa atau sebutan lain lurah, dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Junaedi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/11/2020) sekitar pukul 20:30 WIT di rumah Abjan Kasim di kelurahan Tobololo, Kecamatan Ternate Barat. Saat itu, tersangka diduga mengajak lurah, RT dan RW di Kelurahan Kulaba untuk memilih salah satu pasangan calon  wali kota dan wakil wali kota Ternate nomor 03 Muhammad Hasan Bay-Asgar Saleh (MHB-GAS).

"Tersangka mengajak dengan alasan akan menaikan insentif RT dan RW yang awalnya Rp 500 ribu menjadi 1 juta," kata Junaedi kepada awak media di kantornya.

Dalam kasus itu, tersangka dikenakan Pasal 188 UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengesahan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Wali Kota dan Bupati menjadi UU Jo Pasal 71 ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota menjadi UU.

Menurut Junaedi, tersangka diancam hukuman satu bulan atau paling lama enam bulan penjara dan denda paling sedikit Rp 600 ribu, paling banyak Rp 6 juta. "Dari pasal itu, tersangka tidak bisa ditahan karena pasal dibawa 5 tahun. Kalau 5 tahun keatas baru bisa ditahan,” jelas Junaedi sembari menyatakan 5 hari kedepan berkas itu akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Ternate untuk disidangkan. (aby)


-

Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram