Bencana di Loloda, Ini Penjelasan BPBD Halut

Abner Manery. (istimewa)

Tobelo, malutpost.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara menepis peristiwa bencana longsor di Desa Ngajam, Kecamatan Loloda Utara. 

Kepala BPBD Halut, Abner Manery menyatakan, bencana yang menimpa desa tersebut bukan longsor melainkan banjir. 

"Bukan longsor, tapi banjir," kata Abner Manery, kepada malutpost.id melalui sambungan telepon, Sabtu (23/1/2021).

Lebih lanjut, Abner menjelaskan, informasi yang diterimanya banjir terjadi pada Sabtu dini hari tadi dan menyebabkan jembatan darurat di di Desa Warimoi putus. Kondisi membuat petugas penanggulangan tidak bisa tembus ke lokasi bencana.

"Kita tidak bisa ke sana. Kondisi jembatan kan tidak bisa dilewati. Makanya, kita meminta bantu camat untuk membantu kami," katanya.

"Kalau soal pemukiman yang rusak dan korban jiwa, kami belum dapat informasi. Kami tetap menunggu, kalau harus kami ke sana, kami turun," ujarnya.

Sebelumnya, informasi longsor disampaikan Hendra Karianga melalui akun facebooknya. Pengacara kondang yang juga warga Loloda itu bilang, longsor tersebut membuat 14 rusak berat dan 2 lainnya tertimbun tanah.(cr-04)


-

Peliput : Ramlan Harun

Editor   : Ikram