Bentrok Antarpemuda di Halmahera Barat, 1 Rumah Warga Dibakar

Rumah milik salah satu warga Desa Bobanehena dibakar massa saat bentrok di Halmahera Barat, Jumat (14/5/2021). (istimewa)

Jailolo, malutpost.id -- Dua kelompok pemuda dari Desa Bobanehena dan Desa Payo Tengah, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara terlibat saling serang, Jumat (14/5/2021), sore tadi.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 16.30 WIT itu, mengabitkan 1 rumah warga Bobaneha diduga dibakar massa dari Desa Payo Tengah.  

Aksi saling serang dengan batu itu dipicu kesalahapahaman warga dua desa. Informasi yang dihimpun malutpost.id menyebutkan, peristiwa itu bermula dari pemukulan oleh warga Desa Bobaneha terhadap Sukanto (45 tahun) warga Desa Payo Tengah. Korban saat itu dihadang saat melintas dengan sepeda motor oleh sekelompok pemuda Bobaneha yang sedang pesta miras di depan sekolah. 

"Beberapa oknum remaja Bobanehena tersebut menganiaya salah satu warga Payo hingga babak belur,”ungkap Haryadi, salah satu warga Bobaneha kepada malutpost.id, Jumat (14/5/2021) malam.

Ia juga mengaku, setelah dikeroyok, korban sempat ditolong oleh warga sekitar. Dia dikengompres menggunakan air panas. Tak lama, kata Haryadi, istri korban datang dan membawa korban ke Polres Halmahera Barat untuk membuat laporan polisi. 

“Akibat kejadian tersebut menyulut amarah dari sekelompok warga Desa Payo sehingga mereka menyerang hingga ke perbatasan dua desa tersebut dan membakar salah satu rumah milik Risto A. Soamole warga Bobanehena yang berada di perbatasan,”ungkapnya.

Sementara,  Risto A Soamole menuturkan, rumahnya dibakar sekira pukul 20.00 WIT. Saat kejadian dirinya tidak berada di rumah. Tidak ada korban jiwa, namun seluruh isi rumah habis terbakar. 

“Saat perkelahian memang saya juga tahu, hanya saat pulang rumah sudah terbakar, tidak ada yang berhasil diselamatkan, hanya ijasah saya, istri juga anak saya,”ungkap Risto. 

Wakapolres Halbar, Kompol M Arinta Fauji mengatakan, seluruh personil gabungan telah dikerahkan ke TKP. "Saat ini masih melakukan penyelidikan, kita tetap stay di perbatasan antara dua kampung,”tutur Wakapolres.

Tidak hanya polisi, TNI juga terlibat mengamankan lokasi kejadian."Kita ikut terlibat bersama polri dengan menyiapkan 59 personil,"kata Danyonifif RK 732/Banau Lektol Inf.  Suhendar Suryanigrat,"tandasnya. Bupati James Uang dan Wakil Bupati Jufri Muhammad juga turun ke lokasi kejadian.  (mg-07)


_

Peliput : Faisal Sidiq

Editor   : Ikram Salim