Oknum Polisi DPO Diminta Serahkan Diri

Kepala BNNP Malut Kombes Pol Roy Hardi Siahaan (tengah) memberikan keterangan kepada awak media, Senin (23/11/2020). (Foto: Hasbi/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara meminta kepada oknum anggota polisi HA alias Husmin untuk serahkan diri. 

Pasalnya, polisi berpangkat Bripka itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus narkoba. Ia melarikan diri, setelah berhasil ditangkap petugas. 

Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut itu ditetapkan sebagai DPO BNNP Malut melalui nomor : DPO/02/X/2020/BNNP tanggal 20 Oktober 2020 lalu.

Kepala BNNP Malut, Kombes Pol Roy Hardi Siahaan dalam konferensi pers mengatakan, pihaknya memberi waktu 3x24 jam kepada HA alias Husmin untuk menyerahkan diri. 

"Kalau dia tidak serahkan diri maka kami akan kejar dia sampai kemana pun," tegas Roy.

Sebelumnya, status DPO itu hanya disebarkan pada tingkat Polda Malut. Namun, BNNP akan menyebarkan sampai ke tingkat Mabes Polri. Karena, BNNP percaya bahwa Kapolri Idham Azis tidak memberi tolerir oknum-oknum anggota pengedar narkoba. 

"Kami tetap akan cari dia. Kalau dia tidak serahkan diri, silahkan teman-teman sebar luaskan identitasnya, "pungkas Roy. 

HA alias Husmin ditangkap saat sedang mengambil sebuah paket kiriman berisi narkotika jenis sabu di salah satu jasa pengiriman di Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah pada 20 Oktober 2020 lalu. Husmin  bisa melarikan diri saat diantar ke rumah kontrakan tersangka Ono di kelurahan Bastiong Karance untuk dilakukan pengembangan. (aby)


-
Peliput : Hasbi Konoras

Editor   : Ikram