Kades Johor Dinilai Bohongi Masyarakat

Faisal Janaidi

Sanana, malutpost.id - Kinerja pemerintah Desa Johor, Kecamatan mangole barat, kabupaten kepulauan Sula dinilai sangat buruk dan terkesan ada yang disembunyikan. Pasalnya, setelah aksi pemalngan Kantor Desa yang dilakukan oleh Solidaritas Pemuda dan Masyarakat, (14/6) lalu, pemerintah Desa menyikapinya dengan menggelar rapat bersama masyarakat. 

Rapat tersebut dilakukan dengan maksud membicarakan masalah yang menjadi tuntutan Solidaritas Pemuda dan Masyarakat, menghasilkan beberapa poin kesepakatan. Salah satunya, dalam kurun waktu 2 Minggu Pemerintah Desa akan menghadirkan rincian APBDes dan menyampaikan rincian tersebut kepada masyarakat.

"Ketika Kami melakukan Pemalangan Kantor Desa pada tanggal 14 kemarin, pemerintah Desa mengakomodir tuntutan Kami dengan jalan melakukan rapat bersama masyarakat. Namun Pemerintah Desa sudah mengingkari hasil rapat tersebut," Terang Faisal Janaidi, Koordinator Solidaritas Pemuda dan Masyarakat Johor.

Menurut Faisal, pemerintah Desa Johor sudah membohongi masyarakat. Padahal, awalnya PEMDES sudah berjanji akan menyampaikan rincian APBDes itu secepatnya kepada masyarakat, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan dari pemerintah desa.

"Katanya mereka (Pemdes) tidak mau menyampaikan rincian tersebut kepada masyarakat, dengan alasan itu bukan hak dan urusan masyarakat. Padahal ini kan sudah ada dalam hasil rapat bersama. Terlebih lagi ini juga hak masyarakat untuk mengetahui soal rincian tersebut,” katanya.

Faisal menegaskan, mereka akan terus mengawal kinerja pemerintah Desa Johor hingga tidak ada lagi dusta antara pemerintah dan masyarakat. 

“Sebagai generasi muda Desa Johor, kami akan tetap mengawal kinerja pemerintah Desa, hingga kondisi Desa lebih baik dan aman,” tegas Faisal mengakhiri. (anv)

 

-

Peliput : Tim

Editor   : Haiyun Umamit