Nasib Jembatan Air Bugis, Habiskan Dana Miliaran Tak Bisa Gunakan hingga Ambruk

Kondisi jembatan Air Bugis Desa Auponhia saat ini. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id – Jembatan Air Bugis di Desa Auponhia Kecamatan Mangoli Selatan akhirnya ambruk. Jembatan tersebut patah tepat di bagian tengah bentangan. Informasi yang dihimpun malutpost.id, hal itu terjadi pada Kamis (10/9/2020) pekan kemarin saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Sebelum benar-benar ambruk, kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Auponhia dan Falabisaha tersebut sudah mulai jebol sehingga saat digerus air langsung ambruk.

“Ia memang benar jembatan air bugis sudah patah minggu lalu,” ungkap salah satu warga Auponhia, Kamis (17/9/2020).

Sementara Sekertaris Desa Darsan Umafagur saat dihubungi wartawan belum memberikan tanggapan. Panggilan telepon juga belum dijawab hingga berita ini ditulis.

Sekedar diketahui jembatan tersebut dibangun pada 2017 lalu oleh PT. Kristi Jaya Abadi, perusahan milik ipar Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes, Ridwan Hongarta dengan anggaran Rp 4,2 miliar.

Sejak dibangun jembatan itu tidak bisa dilintasi karena bentangannya bengkok akibat gagal kontsruksi. Kasus tersebut kini telah ditangani Polda Malut. Hanya saja, belum ada penetapan tersangka meski kasusnya sudah ditingkatkan ke penyidikan. (ikh)

 

Peliput : Tim

Editor : Ikram