Usai Cabut Nomor Urut, Koalisi HT-Umar Bubar

Ketua DPC PKB Sula Burhanudin Buamona. (ISTIMEWA)

Sanana, malutpost.id - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Kepulauan Sula, Burhanudin Buamona melawan keputusan partai dengan berbalik mendukung pasangan calon Fifian Adeningsi Mus-M Saleh Marasabessy dalam Pilkada Kepsul.

Sikap mantan anggota DPRD Kepsul itu lantaran menilai Hendrata Thes yang didukung PKB, gagal memimpin Sula selama hampir 5 tahun. 

Menurut Burhanudin, ada beberapa barometer kegagalan Hendrata yakni janjinya menjadikan Sula sebagai daerah industri terpadu di Malut dan menyiapkan 5 ribu lapangan kerja di Kepsul gagal terwujud hingga akhir masa tugasnya. Bagi Burhanudin, hal itu merugikan PKB yang mendukungnya di periode pertama. 

"Itu kontrak politik dan secara kelembagaan partai, PKB merasa dirugikan untuk kepentingan jangka panjang partai," kata Burhanudin kepada malutpost.id, Kamis (24/9/2020).

Tak hanya itu, kaya Burhanudin, program kerja 200 hari kerja, listrik PLN keliling Kepsul juga gagal diwujudkan.

Dia menegaskan, semua janji yang termuat dalam kontrak politik bersama partai pengusung di periode pertama nyaris tak terealisasi. "Ini justru menjadi momok jika kita naik bareng panggung lagi. Karena itu secara pribadi saya tak mendukung Hendrata untuk yang kedua kalinya," katanya.

Borok lain dari Hendrata ialah janji membantu menambah kursi partai pengusung di parlemen yang juga tidak dipenuhi. "Karena itu, ini sikap politik pribadi. Mungkin ada teman-teman PKB lain yang masih mendukung Hendrata, tapi kalau saya tidak," tegasnya.

Burhanudin secara tegas mengaku siap diberhentikan dari partai jika sikapnya dianggap membangkang terhadap keputusan partai. "Saya siap diberhentikan. Tapi yang saya bela adalah kepentingan rakyat dan partai," tegasnya.

"Saya secara pribadi mendukung Palson FAM-SAH," tandasnya. (cr-01)

 

-

Peliput : Gunawan Tidore

Editor   : Ikram