3 Siswa di Ternate Terjaring Razia

DIAMANKAN: Warga yang melanggar jam malam diangkut ke posko Gugus Tugas. (PUTRI CITRA ABIDIN/MALUTPOST.ID)

Ternate, malutpost.id - Tiga siswa SMP dan SMA terjaring dalam razia yang dilakukan gabungan petugas keamanan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate, Minggu (19/4) malam. Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda menyatakan, selain 3 siswa itu ada pula  32 warga lain yang diangkut ke posko Gugus Tugas lantaran masih melanggar jam malam. "Untuk ketiga siswa ini kita serahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk lakukan pembinaan kepada mereka. Sementara total yang diamankan malam ini 35 orang, terdiri dari perempuan 6 orang dan pria 29 orang. Mereka kedapatan sedang nongkrong di depan jalan raya," akunya. 

 

Azhari bilang, ketegasan diambil lantaran sebelumnya pihaknya sudah kerap mengeluarkan imbauan. "Sudah berulang-ulang dengan imbauan, untuk itu kami merasa berkepentingan menghentikan, menertibkan warga yang masih nongkrong tidak jelas pada malam hari di atas jam 10 sampai 12 malam kita amankan," terangnya.

 

Mereka yang diamankan didata dan diberikan sosialisasi terkait Covid-19. Pagi harinya baru mereka dipulangkan. "Kita amankan lalu berikan pembinaan edukasi terkait bahaya virus corona, dan berharap juga setelah dari sini mudah-mudahan ada kesadaran dan bisa disampaikan ke teman-temannya," ungkap Azhari. "Patroli ini kita mobile lakukan tiap malam dan besok rencananya di bagian selatan secara bertahap," tambahnya. 

 

Selama diamankan, Azhari menyampaikan tidak ada kekerasan fisik. "Saya sudah jelas melarang, kita tetap persuasif dan humanis juga, kecuali jika itu mereka melawan dan mengancam jiwa apa boleh buat," sambungnya. 

 

Sementara Kasatapol PP Ternate Fhandi Mahmud bilang, sesuai dengan perintah Wakil Ketua II Gustu Ternate. "Sesuai arahan Kapolres Ternate, kalau mereka akan dipulangkan jika ada keluarga atau orang tua kandung yang datang menjemput. Tapi kalau memang tidak ada pagi baru dipulangkan," ungkapnya. 

 

Fhandi juga memastikan telah disediakan tempat tidur di posko untuk mereka. "Karena sudah disediakan satu unit tenda berukuran besar dan sekaligus tempat tidur yang stand by di halaman kantor Wali Kota Ternate yang diawasi oleh petugas," tuturnya.(mg-05)