Ini Pernyataan WVI Soal Lomba Kampong Siaga Covid-19 Ternate

LOMBA: Flyer lomba yang jadi polemik. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id - Polemik lomba Kampong Siaga Covid-19 di Kota Ternate ditanggapi pihak Wahana Visi Indonesia (WVI). Area Programme Manager WVI Ternate, Charles Frans kepada malutpost.id mengatakan, kegiatan ini dari awal adalah inisiatif dari WVI Kantor Operasional Ternate dan pendanaannya didukung sepenuhnya oleh WVI. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan apresiasi kepada kelurahan-kelurahan melalui Satgas Kelurahan yang selama ini telah bergotong royong bersama pemerintah daerah untuk mengupayakan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Ternate. “Setahu kami, ini adalah kota/kabupaten yang keterlibatan satgas tingkat kelurahan/desa yang cukup aktif dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia,” kata Charles, Selasa (21/4).

 

Charles menuturkan, kegiatan ini adalah bagian dari upaya WVI untuk bersama-sama membangun disiplin diri yang tinggi dengan saling mengingatkan guna memutus rantai penularan Covid-19 dimulai dari kelurahan. WVI sendiri adalah anggota dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate di Bidang Pencegahan. Program ini adalah bagian dari upaya pencegahan yang dilakukan dengan pemberian apresiasi kepada kelurahan yang dapat menunjukkan kegiatan positif dan inovatif dalam pencegahan Covid-19 di kelurahannya, dan akan dipublikasikan ke media online. 

 

Charles berharap, kegiatan-kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada kelurahan di daerah lain, baik di Maluku Utara maupun Indonesia, untuk berjuang bersama menghadapi Covid-19 dengan kreativitas dan inovasi masing-masing. “Target kegiatan ini adalah masyarakat memahami pencegahan Covid-19 dengan perilaku hidup sehat, menggunakan masker, menjaga jarang (social/physical distancing), menghilangkan stigma terhadap OPD, PDP dan Pasien terkonfirmasi positif COVID-19, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, makan makanan bergizi, membantu Dinas Kesehatan dalam memonitor isolasi mandiri  dan lain-lainnya,” tuturnya.

 

Tak hanya itu, kata Charles, hasil dari kegiatan ini juga akan menjadi evaluasi dari WVI dan tentunya Satgas Kota Ternate untuk terus memperkuat pencegahan Covid-19 di tingkat kelurahan, RW, RT dan keluarga. Hadiah yang diberikan diambil dari dana WVI untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Ternate. Hadiah ini diberikan kepada setiap 1 kelurahan dari 1 kecamatan, dan hadiah ini akan digunakan kembali untuk upaya pencegahan Covid-19 di kelurahan tersebut. 

 

WVI sendiri sampai dengan saat ini telah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, termometer infrared, sarung tangan medis untuk tenaga kesehatan baik melalui Dinas Kesehatan Kota Ternate, Puskesmas dampingan WVI dan Satgas Kota Ternate. Selain itu juga telah menyebarkan 20 baliho, 100 poster, dan 50 stiker cuci tangan di sekitar kota Ternate.

 

Program Pencegahan yang akan dilaksanakan adalah Apresiasi Kampong Siaga Covid-19 Paleng Bae di Kota Ternate, pengadaan APD untuk semua Puskesmas di Kota Ternate dan RSUD Chasan Boesoirie, bantuan APD untuk RS di Halmahera Utara, Halmahera Barat dan Halmahera Timur. Selain itu bantuan sembako untuk sekitar 300 Kepala Keluarga di Kota Ternate, iklan Pencegahan Covid-19 di Kota Ternate dan Maluku Utara melalui radio dan TV Swasta di Ternate dan Maluku Utara. "Komitmen WVI akan terus mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara,” pungkas Charles.(aby)