Bansos dan DPPK Belum Cair, Fraksi Nasdem Sindir Wali Kota Ternate

Nurlela Syarif saat memantau salah satu posko Covid-19 Kelurahan. (ISTIMEWA)

Ternate, malutpost.id - Fraksi Nasdem, DPRD Kota Ternate mendesak Pemkot Ternate segera mencairkan bantuan sosial dan Dana Partisipatif Pembangunan Kelurahan (DPPK). 
 
Ketua Fraksi Nasdem, Nurlela Syarif menilai Pemkot lamban menangani masalah dampak corona. Pihaknya, mencatat beberapa item anggaran yang belum cair seperti bantuan sosial melalui APBD, DPPK dan dana kelurahan yang menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU)."Ada banyak kebutuhan urgen yang harusnya jadi prioritas Pemkot, tapi hingga minggu kedua Ramadhan ini belum juga cair," kata Nurlela.
 
Nurlela lantas menyoroti sikap Wali Kota dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang meminta kelurahan membentuk tim tanggap Covid-19 namun tidak dibarengi dengan anggaran. “Kami tegaskan agar membentuk kelurahan tanggap Covid-19, harus diikuti dengan memaksimalkan pendanaan bersumber dari dana kelurahan, kalau cuman soal juknis dan hal-hal teknis Pemkot diharapkan lakukan penyesuaian," tandasnya. 
 
Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate mengungkapkan, akibat keterlambatan itu membuat kelurahan harus mencari sumber dana lain untuk melakukan pencegahan Covid-19. "Kelurahan cari dana sendiri untuk bayar tagihan listrik 4 bulan agar tidak diputuskan, insentif RT/RW sejak  Maret-April 2020 belum dibayarkan," sesalnya. 
 
Nurlela berharap, Pemkot tetap hati-hati dalam kebijakan meskipun disaat tanggap darurat "Tapi tindakan jangan birokratif dan bertele-tele atau lambat, apalagi alasannya takut nanti temuan," tandasnya. (mg-05)