856 Karyawan di Ternate Dirumahkan, Paling Banyak Karyawan Hotel

Kadisnaker Kota Ternate, Jusuf Sunya. (IKRAMSALIM/MALUTPOST.ID)

 
Ternate, malutpost.id -  Kepala Dinas Tenaga Kota Ternate, Jusuf  Sunya  menuturkan, sebanyak 856 karyawan di Kota Ternate terpaksa dirumahkan akibat dampak covid-19.
 
Mayoritas dari mereka merupakan karyawan hotel. ”Banyak dunia usaha yang terkena dampak yang sangat luar biasa karena corona ini,” kata Jusuf saat ditemui malutpost.id di kantornya, Rabu (6/5).
 
Dia bilang, kondisi perusahan yang tidak konsudif dari sisi pendapatan berkonsekuensi pada masa depan karyawan yang terpaksa dirumahkan bahkan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). ”Tadi kita baru terima informasi juga dari salah satu distributor (PHK karyawan), dan sampai sekarang sudah 856 karyawan yang dirumahkan itu sudah termasuk yang PHK,” bebernya.
 
Menurutnya, ada beberapa karyawan yang di PHK karena telah selesai masa kontrak, namun ada sebagian yang tiba-tiba diberhentikan. ”Ini yang  masih kita pastikan, yang pasti kita tetap memediasi,” ungkapnya.
 
Kabid Industrial dan Jamsostek,Disnaker  Ronny Aries membeberkan jumlah karyawan yang terkena dampak corona diantaranya karyawan perhotelan 318 orang dirumahkan, sektor perdagangan 261 terdampak  terdiri dari 36 PHK dan 225 dirumahkan. 
 
Sektor hiburan dan restoran 187 karyawan, 4 PHK dan 183 dirumahkan dan sektor jasa 90 karyawan, 2 PHK dan 8 orang dirumahkan. ”Pembatasan ini mengacu pada edaran Menteri Ketenagakerjaan, tetapi keputusan itu dilakukan bersama antara kedua belah pihak (karyawan dan perusahan) karena kondisi keuangan,” pungkasnya. (ikh)