Reaktif Rapid Test, 1 Jamah Tabligh Tolak Evakuasi

Tim Covid-19 Kota Ternate gagal melakukan evakuasi terhadap pasien reaktif di areal Gamalama, Jumat (8/5). (PUTRI CITRA ABIDIN/MALUTPOST.ID)

Ternate, malutpost.id - Seorang jamaah tabligh yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19, yang berasal dari Kota Ternate dinyatakan reaktif rapid test. Namun, ia menolak dievakuasi oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Kota Ternate, pada Jumat (8/5).

 
Tim Covid-19 justru dihadang oleh beberapa rekannya. Alhasil, tim medis terpaksa mengulur niatnya untuk menjemput pasien tersebut untuk dikarantina di Hotel Vellya selama 14 hari. Menurut informasi, pasien beralasan hendak shalat dzuhur.  
 
Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Tim Gugus Tugas, Kabag Kesbangpol, Abdullah Sadik, mengatakan, penjemputan itu dilakukan setelah pihaknya menerima hasil tes dari Labkesda Malut. Namun pihaknya dihadang oleh rekannya sesama jamaah tabligh. "Kurang lebih 50 orang  menghadang saat proses evakuasi tim Gustu Kota Ternate, sehingga terjadi ketegangan dan pemuda tersebut tidak dapat dilakukan evakuasi untuk diisolasi," ungkapnya. 
 
Abdullah bilang, evakuasi batal dilakukan karena mempertimbangkan kondisi keamanan. "Saat ini yang bersangkuta  masih berada di Gang Musholla depan Mesjid Almunawwar Ternate bersama rekan-rekan jamaah tabligh lainnya," tutupnya. (mg-05)
 
 
-
 
Peliput: Putri Citra Abidin
Editor  : Ikram Salim