Malutpost.id, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo secara resmi membuka Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan pada Jumat (14/3). Taman baru ini menawarkan beragam fasilitas olahraga gratis yang siap dinikmati masyarakat, termasuk lapangan padel, lapangan basket, tenis, hingga bulu tangkis.
Pramono Anung menjelaskan bahwa taman seluas 5,6 hektare ini merupakan hasil integrasi dari tiga taman yang sebelumnya terpisah, yakni Taman Ayodhya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Kawasan hijau yang luas ini kini dilengkapi dengan lintasan lari (jogging track) sepanjang 1,2 kilometer, menambah pilihan sarana olahraga bagi pengunjung.

Selain fasilitas olahraga, Taman Bendera Pusaka juga dilengkapi dengan amfiteater untuk pertunjukan atau kegiatan komunitas, jalur pedestrian yang nyaman, serta jembatan penghubung antar zona taman. Desain taman ini terinspirasi dari filosofi Sang Saka Merah Putih, dengan zona merah yang melambangkan semangat aktif dan dinamis, sementara zona putih merepresentasikan suasana yang tenang dan reflektif.
Keindahan taman diperkaya dengan penanaman sekitar 285 pohon dari 12 jenis tanaman, termasuk spesies langka seperti menteng, eboni, jempaka, dan kecapi. Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa, sebuah patung Fatmawati Soekarno juga berdiri tegak di area taman, mengenang jasanya dalam menjahit Bendera Pusaka Merah Putih menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Menariknya, Pramono Anung menegaskan bahwa pembangunan Taman Bendera Pusaka ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. "Ini adalah dana kerja sama dengan swasta, dana dari KLB, dan juga dari SP3L. Jadi sepenuhnya adalah dana kerja sama dengan swasta," jelasnya, dikutip dari malutpost.id.
Taman ini direncanakan akan dibuka selama 24 jam penuh dan dilengkapi dengan sistem pengawasan CCTV untuk menjaga keamanan. Meskipun demikian, Pramono Anung mengingatkan bahwa taman ini diperuntukkan bagi aktivitas publik dan bukan sebagai tempat bermalam. "Kalau ada warga yang kemudian untuk tidur-tiduran dan sebagainya, tentunya ada sekuriti yang akan mengingatkan," tegasnya.
Mengingat kapasitas parkir yang terbatas, Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik saat berkunjung. Lokasi taman yang strategis dan dekat dengan kawasan Blok M memudahkan akses menggunakan berbagai moda transportasi. "Kami menghimbau, mengharapkan orang yang akan menggunakan taman ini, seyogyanya lebih baik menggunakan transportasi publik. Karena dari mana saja bisa," pungkas Pramono.

