Gangguan Teknis Hantui Dua Penerbangan Haji

Malutpost.id, Dua pesawat pengangkut jemaah haji Indonesia dari maskapai Saudia Airlines dilaporkan mengalami gangguan teknis serius. Salah satu insiden memaksa pendaratan darurat di Bandara Kualanamu,

Vian Eka

[addtoany]

Gangguan Teknis Hantui Dua Penerbangan Haji

Malutpost.id, Dua pesawat pengangkut jemaah haji Indonesia dari maskapai Saudia Airlines dilaporkan mengalami gangguan teknis serius. Salah satu insiden memaksa pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, sementara pesawat lainnya menghadapi kendala di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.

Juru Bicara Kementerian Haji, Maria Assegaf, memastikan bahwa seluruh kendala teknis yang menimpa penerbangan jemaah calon haji tersebut telah dan sedang ditangani. "Adanya beberapa kendala teknis pada penerbangan jemaah calon haji yang saat ini dalam penanganan," ujarnya, seperti dikutip dari Antara pada Senin (27/4).

Gangguan Teknis Hantui Dua Penerbangan Haji
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Insiden pertama terjadi pada Minggu (26/4). Sebuah pesawat Saudia Airlines yang melayani rute Surabaya-Madinah terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Medan, menyusul gangguan pada sistem hidroliknya. Sebanyak 380 calon haji yang terdampak insiden ini segera difasilitasi akomodasi di tiga hotel berbeda di sekitar bandara, lengkap dengan layanan dan pendampingan penuh dari petugas.

Sementara itu, kendala kedua dilaporkan pada Senin (27/4). Pesawat Saudia Airlines yang mengangkut jemaah embarkasi Batam kelompok terbang (Kloter) 5 mengalami gangguan teknis pada sistem kendali penerbangan (flight control) sesaat setelah tiba di Bandara Hang Nadim. Maria menjelaskan, proses perbaikan pesawat masih berlangsung sambil menanti kedatangan suku cadang yang dibutuhkan. Jemaah yang terdampak diberikan opsi akomodasi di lima hotel berbeda, juga dengan pendampingan maksimal dari petugas.

Kementerian Haji menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh jemaah calon haji tetap mendapatkan pelayanan maksimal selama proses penanganan berlangsung. "Koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak maskapai dan seluruh pihak terkait guna mempercepat penanganan insiden ini," tegas Maria.

Hingga hari ketujuh masa operasional haji, Minggu (24.00 WIB), total 88 Kloter atau 34.657 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 78 Kloter (30.611 jemaah) dilaporkan telah tiba di Madinah.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer