Malutpost.id, Polresta Yogyakarta baru-baru ini mengungkap praktik perlakuan tidak manusiawi yang mengejutkan di sebuah tempat penitipan anak (daycare) bernama Little Aresha, yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Pihak kepolisian menemukan bahwa anak-anak balita di sana diperlakukan secara kejam, dengan tangan dan kaki mereka diikat.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, menegaskan temuan ini setelah penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (24/4). Adrian menyatakan, "Petugas kami memang melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi." Ia menambahkan bahwa secara keseluruhan, tindakan tersebut sangat tidak manusiawi karena melibatkan pengikatan kaki dan tangan anak-anak, seperti yang dilaporkan oleh detikcom.

Dugaan penganiayaan ini menimpa puluhan anak. Kompol Adrian merinci, "Kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya itu sekitar 53 orang. By data ya." Untuk mendalami kasus ini, polisi telah mengamankan 30 orang yang diduga terlibat, meliputi pimpinan yayasan, para pengasuh di daycare, serta petugas keamanan.
Seluruh terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta. Proses pendalaman ini telah berlangsung sejak Jumat malam dan terus berlanjut. Hingga berita ini dipublikasikan oleh Malutpost.id, belum ada pernyataan resmi dari pihak daycare Little Aresha terkait insiden yang menggemparkan ini.

