Terungkap Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta

Malutpost.id, Yogyakarta digemparkan oleh terungkapnya kasus dugaan penganiayaan di sebuah tempat penitipan anak (daycare) bernama Little Aresha, yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Insiden

Vian Eka

[addtoany]

Terungkap Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta

Malutpost.id, Yogyakarta digemparkan oleh terungkapnya kasus dugaan penganiayaan di sebuah tempat penitipan anak (daycare) bernama Little Aresha, yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Insiden ini memicu tindakan cepat dari pihak kepolisian, yang segera melakukan penggerebekan terhadap lokasi tersebut. Kompol Riski Adrian, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Yogyakarta, membenarkan adanya operasi tersebut kepada awak media pada Sabtu (25/4), mengutip laporan dari detikJogja.

Berikut adalah beberapa fakta penting terkait kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha Yogyakarta yang berhasil dihimpun:

Terungkap Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

1. Berawal dari Laporan Orang Tua
Penyelidikan kasus ini bermula dari laporan dan informasi yang disampaikan oleh sejumlah orang tua yang menitipkan anak mereka di Little Aresha. Kompol Riski Adrian menjelaskan bahwa polisi mencurigai adanya tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh pengelola daycare terhadap anak-anak. Ia menambahkan, dugaan kuat mengarah pada tindak pidana perlakuan diskriminatif, penelantaran, atau kekerasan terhadap anak, sebagaimana diatur dalam undang-undang perlindungan anak.

2. Bukti Fisik dan Kesaksian Korban
Kesaksian para orang tua menjadi bukti awal yang menguatkan dugaan kekerasan. Aldewa (30), salah satu orang tua dari Mergangsan, Kota Yogyakarta, menceritakan bahwa putranya yang berusia tiga tahun, yang telah dititipkan selama lebih dari enam bulan, pernah menunjukkan lebam di lutut kanan. Awalnya, ia mengira luka tersebut akibat jatuh atau dorongan teman, namun kini dugaan mengarah pada hal lain. Kisah serupa juga datang dari Sri (63), warga Kotagede, yang menuturkan bahwa cucunya yang berusia empat tahun pernah dikunci di kamar mandi oleh pengasuh daycare. Cucu Sri bahkan sempat menceritakan pengalaman pahitnya, "Aku main nggak boleh, nggak boleh main. Terus aku dikunci di kamar mandi."

3. Puluhan Anak Diduga Menjadi Korban
Data awal kepolisian menunjukkan bahwa jumlah anak yang diduga menjadi korban kekerasan di daycare Little Aresha mencapai 53 orang. Kompol Riski Adrian menegaskan bahwa angka ini berdasarkan data yang terkumpul sejauh ini, dan tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah seiring berjalannya proses penyelidikan yang masih terus dilakukan.

4. 30 Orang Diamankan dalam Penggerebekan
Menindaklanjuti laporan dan bukti awal, polisi melakukan penangkapan terhadap 30 individu yang terkait dengan operasional Little Aresha. Mereka yang diamankan meliputi para pengasuh, pimpinan yayasan, serta seorang petugas keamanan. Kompol Riski Adrian menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan langkah awal dalam mengungkap seluruh fakta di balik kasus yang meresahkan ini.

5. 13 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka
Setelah melalui proses gelar perkara yang intensif pada Sabtu (25/4), pihak kepolisian secara resmi menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus kekerasan ini. Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, merinci bahwa para tersangka terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan sebelas orang pengasuh yang bekerja di daycare tersebut. Penetapan ini menandai babak baru dalam upaya penegakan hukum untuk kasus yang menyita perhatian publik ini.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer