Menhan Tegaskan Komcad ASN Bukan Militerisasi

Malutpost.id, Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meluruskan persepsi publik terkait Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi Komponen Cadangan (Komcad) dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Vian Eka

[addtoany]

Menhan Tegaskan Komcad ASN Bukan Militerisasi

Malutpost.id, Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meluruskan persepsi publik terkait Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi Komponen Cadangan (Komcad) dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan, program tersebut sama sekali tidak bertujuan untuk memiliterisasi para abdi negara.

Pernyataan ini disampaikan Sjafrie dalam kunjungannya meninjau langsung Latsarmil Komcad ASN di markas Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta, pada Rabu (29/4). Menurutnya, pendidikan Komcad justru dirancang untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kokoh, kedisiplinan tinggi, semangat kekompakan, serta jiwa pengabdian yang kuat di kalangan ASN.

Menhan Tegaskan Komcad ASN Bukan Militerisasi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Pendidikan Komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian," ujar Sjafrie dalam keterangan tertulis yang diterima Malutpost.id, Kamis (30/4). Ia menambahkan bahwa pembentukan nilai-nilai luhur tersebut memerlukan proses, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta.

Sjafrie berharap, ASN yang telah dibekali sebagai Komcad mampu menjadi kekuatan pendukung yang signifikan bagi komponen utama pertahanan negara, yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia memandang kementerian dan lembaga sebagai pilar strategis dalam memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh karena itu, lanjut Sjafrie, ASN perlu memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi oleh nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme yang tinggi.

Lebih lanjut, Menhan juga menekankan pentingnya integritas dan rasa tanggung jawab ASN sebagai abdi negara. Ia mengingatkan bahwa seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang mereka jalani, bersumber dari rakyat. Dengan demikian, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat luas.

Pada akhir pelatihan, Sjafrie berharap para peserta dapat menunjukkan kualitas diri sebagai ASN Komcad yang disiplin, berintegritas, serta mampu menjadi teladan positif di lingkungan kerja masing-masing.

Di lokasi peninjauan, Brigif 1 Marinir, tercatat sebanyak 280 peserta Komcad dari 16 kementerian dan lembaga tengah mengikuti pendidikan. Mereka berasal dari berbagai instansi, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Kehutanan.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer