Gempa M67 Guncang Sulteng Satu Warga Tewas

Malutpost.id, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) lalu telah menelan satu korban jiwa. Seorang warga

Vian Eka

[addtoany]

Gempa M67 Guncang Sulteng Satu Warga Tewas

Malutpost.id, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) lalu telah menelan satu korban jiwa. Seorang warga di Kabupaten Sigi dilaporkan meninggal dunia akibat bencana alam tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa proses pendataan dampak gempa masih terus berlangsung. Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada jumlah warga terdampak serta kerusakan bangunan di berbagai lokasi.

Gempa M67 Guncang Sulteng Satu Warga Tewas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Korban meninggal dunia teridentifikasi berasal dari Kabupaten Sigi, yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling parah akibat guncangan gempa," jelas Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya.

Hingga saat ini, BNPB mencatat sekitar 110 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 312 jiwa terdampak gempa. Selain itu, 25 warga dilaporkan mengalami luka ringan, sementara 13 warga lainnya menderita luka berat.

Kabupaten Sigi menjadi daerah yang paling terpukul, dengan sekitar 89 KK atau 272 jiwa terdampak. Di wilayah ini, 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga lainnya menderita luka berat.

Sementara itu, di Kabupaten Parigi Moutong, tercatat sekitar 21 KK atau 40 jiwa terdampak. Kota Palu melaporkan dua warga mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso, satu warga mengalami luka dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut. Informasi mengenai dampak di Kabupaten Donggala juga masih terus dihimpun.

Kerusakan infrastruktur juga menunjukkan peningkatan seiring masuknya data dari lapangan. Pendataan sementara mencatat setidaknya 67 unit rumah warga terdampak. Dari jumlah tersebut, 26 unit rumah mengalami rusak ringan, enam unit rusak sedang, dan 12 unit rusak berat.

Tidak hanya rumah warga, gempa juga merusak enam fasilitas ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga lokasi usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu-Sigi-Poso yang mengalami ambles.

Kerusakan paling masif dilaporkan terjadi di Kabupaten Sigi, dengan 47 unit rumah terdampak, termasuk 23 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat. Di Sigi, enam fasilitas ibadah, dua bangunan perkantoran, satu jembatan, dan satu unit UMKM juga mengalami kerusakan.

Di Kabupaten Poso, lima unit rumah terdampak, dengan tiga di antaranya rusak ringan. Kabupaten Parigi Moutong melaporkan sekitar 15 unit rumah terdampak. Di Kota Palu, keretakan teridentifikasi pada Jembatan III, satu fasilitas umum terdampak, satu hotel mengalami kerusakan, dan satu tempat usaha juga terdampak.

Aktivitas gempa susulan masih terus berlangsung hingga sore hari. BNPB bersama BMKG dan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi terkini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah termakan informasi hoaks atau belum terverifikasi, serta merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan BMKG.

BNPB berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan menyampaikan perkembangan penanganan dampak gempa bumi di Sulawesi Tengah secara berkala, seiring dengan berjalannya proses pendataan dan penanganan di lapangan.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer