Lahan Sementara Sampah Solusi TPA Jatiwaringin

Malutpost.id, Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat menyiapkan lahan seluas dua hektare sebagai solusi penampungan sampah sementara. Langkah ini diambil menyusul kebakaran hebat yang tak kunjung

Vian Eka

[addtoany]

Lahan Sementara Sampah Solusi TPA Jatiwaringin

Malutpost.id, Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat menyiapkan lahan seluas dua hektare sebagai solusi penampungan sampah sementara. Langkah ini diambil menyusul kebakaran hebat yang tak kunjung padam di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menjelaskan, persiapan lahan ini bertujuan agar layanan pengangkutan sampah dari permukiman warga tetap berjalan normal selama proses pemadaman di TPA Jatiwaringin masih berlangsung. "Berjalan normal, kita sudah siapkan ada lahan dua hektar untuk ditempati sementara sifatnya," ujar Maesyal, Selasa (7/7).

Lahan Sementara Sampah Solusi TPA Jatiwaringin
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyoroti volume sampah harian yang harus ditangani. Setiap hari, Kabupaten Tangerang menghasilkan sekitar 1.500 ton sampah. "Kalau kita ngitung misalkan satu hari kecilnya saja 250 truk dikali 6 kubik saja kecilnya kan 1.500 ton kan sehari," jelas Ujat, menegaskan bahwa penampungan sementara menjadi krusial agar aktivitas pengangkutan sampah tidak terhenti.

Ujat juga mengungkapkan bahwa lahan yang kini difungsikan sebagai penampungan sementara ini sejatinya telah dipersiapkan untuk fasilitas pendukung proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Rencananya, area tersebut akan menampung limbah sisa pembakaran berupa Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang dihasilkan dari operasional PSEL. "Jadi sampah (PSEL) itu dibakar pasti ada debunya, fly ash dan bottom ash itu kan. Nanti kita harus menyiapkan juga lahan untuk menampung abunya. Artinya lahan yang sekarang digunakan untuk penampungan sementara itu lahan yang digunakan untuk menampung FABA," paparnya.

Ia menambahkan, setelah kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya dan operasional TPA Jatiwaringin kembali normal, seluruh sampah yang tertampung di lokasi sementara akan segera dipindahkan kembali ke area TPA Jatiwaringin.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin sendiri telah berlangsung sejak Selasa (30/6) lalu. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh suhu panas ekstrem yang menyebabkan akumulasi gas metana di dalam timbunan sampah mudah terbakar. Petugas gabungan dari berbagai instansi terus berjibaku memadamkan api, baik melalui jalur darat maupun udara. Armada pemadam kebakaran, alat berat, hingga helikopter water bombing dikerahkan. Metode inject juga diterapkan oleh personel Manggala Agni untuk menjangkau titik api yang tersembunyi di bawah permukaan timbunan sampah.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer