Malutpost.id, Presiden terpilih Prabowo Subianto secara tegas meminta seluruh jajaran aparatur negara, mulai dari birokrat, militer, kepolisian, hingga kejaksaan, untuk senantiasa melakukan introspeksi diri dalam menjalankan amanah dan tanggung jawabnya kepada rakyat. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7).
Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa setiap fasilitas dan jabatan yang diemban oleh aparatur negara adalah titipan dari rakyat. "Saudara adalah milik rakyat, bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu," tegas Prabowo. Ia juga secara khusus menyoroti peran kejaksaan, "Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya? Pakai bintang juga loh. Kau juga milik rakyat."

Prabowo juga mendesak seluruh elemen aparatur negara, baik di pemerintahan, birokrasi, kementerian, maupun lembaga, untuk berbenah diri dan mawas diri. Ia menekankan pentingnya tidak melawan kehendak rakyat yang mendambakan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi dan penipuan. "Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan, rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan," imbuhnya dengan nada tegas.
Menyikapi tantangan yang ada, termasuk perlawanan dari oknum-oknum koruptor, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam penegakan hukum. Ia menekankan bahwa penindakan terhadap tindak pidana korupsi harus selalu dilaksanakan sesuai prosedur hukum yang berlaku. "Hukum itu untuk semua, bukan untuk hanya orang kuat saja, bukan hanya untuk orang kaya saja," pungkas Prabowo, menegaskan prinsip keadilan tanpa pandang bulu.


































