Malutpost.id, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan apresiasi mendalam atas hasil survei terbaru Litbang Kompas yang menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat kepercayaan, kepuasan, dan citra publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Habiburokhman menyambut baik lonjakan angka tersebut, menyebutnya sebagai cerminan nyata kinerja Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, angka kepercayaan publik yang mencapai 82,4 persen bukan hanya sekadar data statistik. Angka ini, tegas Habiburokhman, merupakan indikator konkret dari respons positif masyarakat terhadap upaya Polri. "Ini adalah bukti riil yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Malutpost.id pada Jumat (26/6).

Data Litbang Kompas lebih lanjut merinci bahwa kepercayaan publik terhadap institusi Bhayangkara ini melonjak dari 76,2 persen pada tahun 2025 menjadi 82,4 persen. Tak hanya itu, tingkat kepuasan publik terhadap layanan Polri juga meningkat dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen. Sementara citra kelembagaan Polri mengalami kenaikan signifikan, dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Habiburokhman menyoroti bahwa kenaikan ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel Polri. Dari Markas Besar hingga Bhabinkamtibmas yang bertugas di garda terdepan di desa-desa, mereka dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi dalam melayani masyarakat. "Mereka hadir saat masyarakat membutuhkan, dan publik melihat serta merasakan kerja keras itu," tambahnya.
Komisi III DPR RI juga mengamati adanya pergeseran pendekatan yang dilakukan Polri dalam setahun terakhir. Pendekatan humanis kini semakin dominan, menggantikan gaya represif atau penegakan hukum yang kaku. "Polri kini lebih mengedepankan pendekatan persuasif, solutif, dan mengayomi masyarakat," jelas Habiburokhman.
Perubahan kultur ini, imbuhnya, membuat polisi terasa lebih dekat, ramah, dan responsif terhadap aduan warga, sehingga menciptakan rasa aman dan nyaman. Ia juga menggarisbawahi kinerja luar biasa Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai salah satu faktor pendorong.
Meski demikian, Habiburokhman mengingatkan agar jajaran kepolisian tidak cepat berpuas diri dengan capaian tersebut. "Capaian 82,4 persen ini harus dijadikan vitamin dan motivasi. Terus pertahankan prestasi, perbaiki kekurangan yang masih ada, dan konsistenlah menjadi pelindung serta pengayom masyarakat Indonesia," pesannya, menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan.
Survei Litbang Kompas ini dilaksanakan pada 9 hingga 18 April 2026, dengan hasil yang dirilis pada Jumat (26/6/2026). Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


































