Penganiaya YTR Terisolasi di Sel Pengawasan Ketat

Malutpost.id, Bandung – Taufik Hidayat (30), tersangka utama dalam kasus penganiayaan keji terhadap YTR (29) yang menggegerkan publik, kini telah ditempatkan di sel khusus dengan

Vian Eka

[addtoany]

Penganiaya YTR Terisolasi di Sel Pengawasan Ketat

Malutpost.id, Bandung – Taufik Hidayat (30), tersangka utama dalam kasus penganiayaan keji terhadap YTR (29) yang menggegerkan publik, kini telah ditempatkan di sel khusus dengan pengawasan ketat. Penempatan ini dilakukan oleh Polda Jawa Barat menyusul penangkapannya di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6).

Langkah ini, menurut Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh proses penyidikan berjalan optimal dan pengawasan terhadap tersangka maksimal. "Tersangka kami tahan di sel khusus yang dilengkapi CCTV, ditempatkan sendiri, serta berada dalam pengawasan kami semua," tegas Rudi, Selasa malam.

Penganiaya YTR Terisolasi di Sel Pengawasan Ketat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelum dijebloskan ke sel, Taufik telah menjalani serangkaian pemeriksaan awal, termasuk pengecekan kesehatan dan verifikasi identitas. "Tadi sudah ditanyakan beberapa hal, terutama identitas, nama, dan alamat tempat tinggal, dan semuanya sesuai. Malam ini kami akan melakukan pemeriksaan awal dan tersangka resmi ditahan," jelas Rudi, mengonfirmasi status penahanan tersangka.

Penyidikan kasus ini akan terus bergulir dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli kejiwaan. Rudi menekankan bahwa seluruh proses penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh, mengingat tindakan yang dilakukan tersangka dinilai sangat sadis dan jauh di luar batas kewajaran perilaku manusia normal.

Kasus ini terungkap setelah YTR (29) diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh kekasihnya, TH, selama tiga tahun di kamar kosnya di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Akibat perlakuan keji tersebut, YTR menderita luka berat yang memilukan, seperti kehilangan kemampuan melihat secara normal, bibir sumbing, kesulitan berbicara, hingga ketidakmampuan untuk berjalan.

Laporan dugaan penganiayaan ini pertama kali disampaikan oleh pihak keluarga korban ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni. Melanie Silviani, kakak korban, mengonfirmasi bahwa YTR saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, berjuang memulihkan diri dari trauma fisik dan psikis yang mendalam.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer