Buol Diguncang Gempa M 51 Satu Tewas

Malutpost.id, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilanda gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,1 pada Minggu malam (12/7) sekitar pukul 20.46 Wita. Guncangan kuat ini menyebabkan kerusakan

Vian Eka

[addtoany]

Buol Diguncang Gempa M 51 Satu Tewas

Malutpost.id, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilanda gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,1 pada Minggu malam (12/7) sekitar pukul 20.46 Wita. Guncangan kuat ini menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan dan menimbulkan korban jiwa, memicu kepanikan massal di kalangan warga.

Kepala Pelaksana BPBD Buol, Moh Kachfi Mardjuni, mengonfirmasi satu pasien di RSUD Buol meninggal dunia akibat dampak gempa tersebut. Selain itu, beberapa fasilitas publik dan rumah warga juga mengalami kerusakan. Kantor pelayanan publik, sebagian ruang perawatan RSUD Buol, kantor inspektorat, sebuah rumah makan, serta rumah-rumah di Kelurahan Kali dan Leok II dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Buol Diguncang Gempa M 51 Satu Tewas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepanikan melanda warga Buol saat gempa terjadi. Banyak yang berhamburan keluar rumah dan memilih mengungsi ke lokasi yang dianggap lebih aman, seperti wilayah Gunung Kali dan beberapa kecamatan lain. Mereka khawatir akan adanya gempa susulan yang berpotensi membahayakan.

Menyikapi situasi ini, Wakil Bupati Buol, Moh Nasir Dj Daimaroto, segera menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik berlebihan. Ia juga menekankan pentingnya selektif dalam menerima informasi, hanya mempercayai sumber resmi dari BMKG dan BPBD Buol untuk menghindari berita hoaks yang tidak jelas sumbernya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Direktur Gempabumi dan Tsunami, Wijayanto, mengumumkan pembaruan data gempa. Hasil analisis terbaru menunjukkan gempa ini memiliki magnitudo M5,1 dengan kedalaman 21 kilometer. Episenter terletak di laut 37 km timur laut Buol, pada koordinat 1.31° LU; 121,36° BT. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Analisis lebih lanjut menunjukkan gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan naik geser (Oblique-thrust).

Getaran gempa dirasakan cukup kuat di berbagai wilayah. Skala IV MMI terasa di Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli, dan Kota Buol, yang berarti banyak orang di dalam rumah merasakannya, gerabah pecah, dan jendela berderik. Sementara itu, skala III MMI dirasakan di Kota Parigi, Kota Marisa, dan Kota Tilamuta, di mana getaran terasa nyata seperti ada truk lewat.

Pemerintah Kabupaten Buol bersama BPBD setempat dan BPBD Sulteng terus memantau situasi dan melakukan asesmen kebutuhan masyarakat terdampak. Meskipun situasi dilaporkan kondusif dan sebagian besar warga telah kembali ke rumah, kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan tetap diimbau untuk menjaga keselamatan bersama.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer