Malutpost.id, KH Yahya Cholil Staquf, atau yang akrab disapa Gus Yahya, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pernyataan penting ini disampaikan oleh pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut saat tiba di lokasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU, yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (20/6).
Dengan mantap, Gus Yahya mengutarakan niatnya. "Saya siap, Insyaallah saya siap," ujarnya, membulatkan tekad di hadapan publik dan para ulama yang hadir.

Gus Yahya menekankan bahwa keputusannya untuk maju kembali bukanlah hal yang mendadak. Ia menjelaskan bahwa sejak awal kepemimpinannya, dirinya memang telah menyampaikan niat untuk menuntaskan sejumlah agenda penting organisasi yang menurutnya masih memerlukan perhatian dan penyelesaian.
"Karena saya telah sejak awal menyampaikan bahwa saya memang melamar untuk mengerjakan sejumlah agenda. Agenda-agenda itu yang penting," kata Gus Yahya. Meskipun tidak merinci secara spesifik agenda-agenda tersebut, ia secara lugas meminta kesempatan untuk merampungkan tugas-tugas PBNU itu pada periode kepemimpinan selanjutnya. "Sekarang untuk menyelesaikan agenda-agenda itu saya meminta untuk diberikan kesempatan," tambahnya.
Munas Alim Ulama dan Konbes Nahdlatul Ulama sendiri dijadwalkan berlangsung dari 20 hingga 22 Juni di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur. Rencananya, forum akbar ini akan ditutup pada 23 Juni di STAI Pesantren Syaichona Cholil Bangkalan, Madura, dengan kemungkinan kehadiran Presiden Prabowo Subianto.
(Tim Redaksi Malutpost.id)


































